Latest posts
-
Layout Gudang Farmasi: Alur Barang dari Receiving ke Pengiriman
Cara menyusun layout gudang farmasi berdasarkan alur barang: penerimaan, karantina, release, penyimpanan, picking, sampai pengiriman, untuk pabrik dan PBF.
-
Penanganan Retur dan Recall Obat di Gudang
Cara menangani retur dan recall obat dari sisi gudang: area terpisah, penandaan, penelusuran batch, dan pengendalian agar produk tidak kembali ke peredaran.
-
Perbedaan CPOB dan CDOB serta Pengaruhnya pada Gudang
Penjelasan perbedaan CPOB dan CDOB, siapa yang wajib memenuhi masing-masing, dan apa pengaruhnya terhadap desain rak serta tata letak gudang.
-
Suhu Penyimpanan Obat: Rentang, Pemantauan, dan Kesalahannya
Rentang suhu penyimpanan obat yang lazim, cara memantaunya, dan kesalahan yang membuat suhu tidak merata di dalam gudang farmasi.
-
Cara Menyimpan Bahan Baku Obat: Drum, Sak, dan API
Cara menyimpan bahan baku obat dan API di gudang farmasi: pemilihan rak untuk drum dan sak, penanganan bahan higroskopis, dan area karantina bahan baku.
-
FEFO vs FIFO untuk Obat: Mana yang Harus Dipakai
Perbedaan FEFO dan FIFO pada gudang farmasi, kenapa FEFO yang berlaku untuk produk berkedaluwarsa, dan rak seperti apa yang mendukungnya.
-
Sepuluh Kesalahan Umum Penyimpanan Obat di Gudang
Sepuluh kesalahan penyimpanan obat yang paling sering ditemukan di gudang farmasi dan PBF, beserta cara memperbaikinya.
-
Pemetaan Suhu Gudang Farmasi: Kenapa Setelah Rak Terpasang
Penjelasan pemetaan suhu gudang farmasi, kenapa harus dilakukan setelah rak terpasang, dan bagaimana tata letak rak memengaruhi hasilnya.
-
Penyimpanan Narkotika dan Psikotropika: Sisi Fisiknya
Penjelasan sisi fisik penyimpanan narkotika dan psikotropika di apotek, rumah sakit, dan PBF: lemari terkunci, caged area, dan penandaan akses.
-
Sistem Penomoran Lokasi Gudang Farmasi yang Bertahan
Cara menyusun sistem penomoran lokasi gudang farmasi yang tetap berjalan bertahun-tahun, dan bagaimana kaitannya dengan penelusuran batch saat recall.